Bangbangwetan

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Catatan Perjalanan
Catatan Perjalanan

Catatan Panggung: Jalan Sunyi Puisi

E-mail Print PDF

Jalan Sunyi Puisi


Beberapa waktu lalu, di Balai Soedjatmoko Surakarta, diselenggarakan pentas musikalisasi puisi. Pentas itu menjadikan puisi-puisi Sapardi Djoko Damono -mantan guru Sekolah Dasar di Madiun yang kemudian menjadi Guru Besar Sastra Universitas Indonesia- sebagai subyek utama. Di zaman blackberry ini, musikalisasi puisi adalah pertunjukan seni yang jarang, kalau tidak bisa dibilang langka. Pendukung utama musikalisasi puisi ini barangkali hanya segelintir aktivis teater di kampus-kampus. Mereka berusaha bertahan dalam -atau keras kepala mencintai- sesuatu yang “serupa kuno” ditengah seni pertunjukan generasi MTV yang heboh.

Read more...
 

Lokalisasi, bekerja, akhirnya JODOH

E-mail Print PDF

Perjalanan Sunyi Maiyah

Lokalisasi, bekerja, akhirnya JODOH

 

 

Akad pernikahan 10 april 2009 di padang mbulan Menturo sumobito Jombang , mengingatkan maiyahan setahun lalu di Lokalisasi Guyangan Nganjuk, tepatnya 11 april 2008. Hari hari itu merupakan masa masa pencaharian jodoh penuh misterius. Sebelumnya, saya sempat ditawari calon istri oleh Gus Khoirul pengasuh Pondok Ceweng Bojonegoro. Saat itu saya sowan ke gus Khoirul minta doa restu agar maiyahan di lokalisasi Guyangan berjalan sukses. Saya mau dikenalkan dengan anaknya Pak Lurah. Tetapi entah mengapa saya kok tidak berani menerima tawaran Gus Khoirul.

Read more...
 

Catatan Perjalanan: Ipul

E-mail Print PDF

Ipul

 

Apa artinya pemimpin? Apa artinya kepemimpinan? Jika kepemimpinan artinya menguasai sedangkan pemimpin adalah penguasa, maka kepemimpinan adalah salah satu model yang paling dekat dengan hasrat menindas. Jika kepemimpinan demokratis adalah membela yang dipimpin, mempertahankan dan memenangkan, maka kepemimpinan adalah penindasan mayoritas. Jika kepemimpinan adalah mengayomi, melindungi dan menggali solusi-solusi untuk kesepakatan dan kemengan bersama, tunduk kepada aturan bersama, maka kepemimpinan adalah penghormatan kepada nilai-nilai manusia. Maka, saya lebih memilih dipimpin oleh raja yang arif dibanding presiden, gubernur atau bupati yang dipilih secara demokratis namun diam-diam menyelipkan hasrat menguasai di kedalaman sanubarinya.

Malam itu, untuk pertamakalinya saya bertemu langsung dengan Saifullah Yusuf sebagai wakil Gubernur Jawa Timur. Jauh hari sebelumnya, sudah sering saya mendengar kabar betapa pintarnya orang ini, seperti halnya dua kader NU yang lain: Muhaimin Iskandar dan Khofifah yang diunggulinya secara dramatis dalam Pilgub Jatim lalu. Tak heran jika dalam usia yang masih sangat muda, dia sudah pernah menduduki posisi menteri.

Acara yang dilangsungkan di pendopo Taman Budaya Cak Durasim itu membahas tema serius dan rawan kerusuhan: penggusuran warga stren kali. Bagaimana tidak rawan kerusuhan. Di situ hadir puluhan warga yang tergusur beberapa hari sebelumnya. Juga pendekar masyarakat miskin kota: Wardah Hafidz yang siap mendorong mereka memperjuangkan hak-haknya. Sementara di pihak pemerintah, hadir wakil gubernur Jatim dan Wakil Walikota Surabaya. Saya membayangkan pertemuan ini akan disesaki dengan adu argumentasi, ngotot dan suasana perdebatan yang panas. Setelah beberapa wakil warga menuntut penjelasan dengan intonasi bicara yang tinggi, Wardah sedikit meredamnya dengan membuka lapangan pertandingan dengan tawaran yang dialogis. Pada titik tertentu, kerusuhan bisa saja terpicu.

Saat sampai giliran Saifullah Yusuf, semua orang tertipu. Setelah makan kacang goreng seenaknya, dia bicara seperti semua audiens sedang ngobrol di warung kopi. Santai, humor dan sedikit vulgar. Tidak ada kesan wakil gubernur sama sekali. Tidak ada suasana adu argumen yang serius dan ketat sama sekali. Kami seperti menghadiri pentas ludruk kartolo atau lenong Betawi.

Setelah bicara panjang lebar layaknya cangkruk-an, dia bicara secara resmi sebagai wakil gubernur hanya lima persen dari seluruh pembicaraannya di sesi pertama. Intinya, Ipul dan pemerintah provinsi Jatim secara umum berkomitmen untuk mencegah dampak sosial dari krisis global, yaitu bertambahnya angka kemiskinan. Belakangan, Ipul juga mendukung sepenuhnya gagasan Arif Afandi untuk membuat model perumahan vertikal yang dibangun di lokasi yang tergusur. Sehingga, fungsi hunian dan fungsi ruang hijau keduanya terakomodasi sepenuhnya. Sampai mereka berdua pulang, suasana masih gerrr dan segar.

Belakangan, saya berpikir bahwa Ipul ini memang sangat pintar. Dia bisa membalik keadaan dari suasana yang semestinya tegang dan penuh argumentasi menjadi cair, santai, penuh humor dan cekakak-an. Di pendopo Taman Budaya Cak Durasim memang ada raksasa sangat besar yang ”menunggui” acara itu yang memungkinkan tidak ada seorang pun yang berani memulai kerusuhan. Rupanya, saat bertemu warga, pejabat resmi tidak pelu senantiasa tampil angker, formal dan membosankan. Mereka bisa juga bertindak seperti saat ngobrol bersama kawan-kawannya di warung kopi.

Asmara Angin Laut Sr

 

Lecture: Amerika

E-mail Print PDF

Lecture

Amerika

 

            Suatu siang, di bulan Desember yang remang, laki-laki  yang menginjak masa pensiun itu  masuk ke ruangan. Di dalam ruangan yang serasa beku, kami ber-empat telah menunggu. Laki-laki dengan kacamata minus itu memanggil asistennya untuk menyalakan lap top dan mengatur segala keperluan mengajarnya.  Kami duduk terpaku, kembali menunggu,  membayangkan seorang priyayi dengan gaya feodal duduk di hadapan kami. Jadi ini laki-laki yang banyak ditakuti oleh para dosen dan staf  di kantor itu. Bahkan, suara batuknya pun mampu membuat seorang staf  bergetar ketakutan.

Read more...
 

Hasibuan

E-mail Print PDF
Hasibuan

Hasibuan


Dengan kaus oblong dan celana 2/3, laki-laki enerjik itu datang hendak menemui saya di kantor. Ia tidak tahu bahwa saya sedang ngobrol dengan Danton-nya. Begitu ia mendekat, dan tahu bahwa di hadapan saya ada komandannya, saya kira ia akan cemas karena tidak mengenakan seragam dinas lorengnya. Tapi, apa yang terjadi sungguh di luar dugaan saya. Ia malah merapat, menyalami komandannya dan merokok di sebelahnya. Saya terpesona dengan moment itu. Ternyata, disiplin ala militer tidak sepenuhnya berlaku bagi prajurit muda ini.

Read more...
 


The Silent Pilgrimage

Kalender

March 2010
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

Agenda Kegiatan

No events

Medi Abdullah

Pengunjung Online

We have 25 guests online